Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa


Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

Bagi yang sudah mengikuti sepakbola sejak awal millenium, pasti masih ingat dengan kontroversi yang satu ini. Yes, sebuah konspirasi akbar diduga terjadi dalam ajang Piala Dunia. Separah apa konspirasi tersebut melukai hati publik sepakbola eropa? Berikut kisah selengkapnya tentang kontroversi Piala Dunia 2002 Korea-Jepang.

Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

Mengenang Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Melibatkan Korea Selatan

Piala Dunia 2002 disebut-sebut menjadi awal kebangkitan sepakbola Asia untuk bisa unjuk gigi diantara raksasa sepakbola dunia. Bagaimana tidak, bermula dari terpilihnya dua negara Asia, Korea Selatan dan Jepang sebagai tuan rumah penyelenggara. Lalu yang kedua adalah pencapaian tuan rumah Korsel melaju sampai babak semifinal.

Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

Sekilas ini seperti sebuah kisah dongeng bagi tuan rumah Korea Selatan sebagai salah satu wakil Asia. Namun siapa sangka jika di balik semua gemerlap saat itu menyimpan sebuah luka. Khususnya bagi para raksasa sepakbola eropa yang merasa bernasib suram dalam gelaran pesta sepakbola empat tahunan tersebut.

Yang pertama tentu saja kegagalan Perancis untuk lolos dari fase grup. Padahal ketika itu status Perancis adalah juara bertahan Piala Dunia 1998. Perancis gugur dalam turnamen Piala Dunia 2002 usai takluk dari lawan satu grup mereka, Denmark dan Senegal. Tim eropa yang bernasib sial bukan hanya Perancis, namun juga Italia dan Spanyol.

Italia, Salah Satu Kontestan Yang Jadi Korban Kontroversi Piala Dunia 2002

Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

Jika kita berbicara tentang siapa yang paling dirugikan dalam ajang Piala Dunia 2002 kemarin, tentu saja jawabannya adalah Italia dan Spanyol. Kedua raksasa eropa tersebut takluk di tangan satu tim yang sama, Korea Selatan. Dipikir dari sudut pandang manapun tampaknya sangat tidak mungkin hal tersebut terjadi kala itu.

Skuad Taeguk Warriors bisa dibilang tidak memiliki modal yang cukup kuat. Hanya sosok pelatih Guus Hiddink dan beberapa pemain yang bermain di Serie A kala itu. Dan ya, tentu saja predikat mereka sebagai salah satu tuan rumah. Dan sepertinya itulah yang menjadi alasan kuat kenapa mereka bisa melaju hinga sejauh itu.

Kritik Pedas Media Italia Terhadap FIFA Atas Kontroversi Piala Dunia 2002

Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

Tuan rumah sukses lolos dari jerat Gli Azzuri pada babak 16 besar usai menang 2-1 secara kontroversial. Keputusan wasit Byron Moreno syarat dengan kontroversi, seperti misalnya pelanggaran keras Korea Selatan yang diloloskan begitu saja. Belum lagi diusirnya Fransesco Totti karena diving dan dianulirnya gol Damaiano Tommasi.

Usai kegagalan timnas mereka melaju ke babak selanjutnya, banyak kritikan dilayangkan oleh media Italia. Bahkan yang paling pedas itu ada sebuah media yang menyebut wasit dan hakim garis Piala Dunia 2002 adalah seorang pembunuh bayaran. Bagaimana tidak, Paolo Maldini dan Gianluca Zambrotta jelas-jelas dicelakai dengan sengaja kala itu.

Di lain pihak, meskipun gagal meneruskan langkah mereka ke babak final, timnas Korea Selatan disambut bak pahlawan. Bahkan mereka juga sampai mendapat ucapan selamat dari Ketua Asosiasi Sepakbola Korea Utara, Ri Kwang Gun. Meski telah dibantah FIFA, seluruh dunia masih meyakini bahwa kontroversi Piala Dunia 2002 memang benar adanya.


What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Kontroversi Piala Dunia 2002 Yang Membekas di Hati Publik Sepakbola Eropa

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format
Bitnami