Pertandingan Paling Rusuh Dalam Sejarah Sepakbola Indonesia


Pertandingan Paling Rusuh Dalam Sejarah Sepakbola Indonesia

Kerusuhan yang dilakukan oleh suporter sepakbola adalah hal yang gak bisa dihindari dalam sebuah pertandingan. Di Indonesia sendiri sering sekali terjadi kerusuhan ketika pertandingan, apalagi ketika bigmatch atau derby match. Nah, berikut tips juara rangkum daftar pertandingan paling rusuh yang pernah terjadi dalam sejarah sepakbola Indonesia.

Pertandingan Paling Rusuh Dalam Sejarah Sepakbola Indonesia

Daftar Insiden Dalam Pertandingan Paling Rusuh Sepanjang Sejarah Liga Indonesia

Arema Malang vs Persela Lamongan

Pertandingan paling rusuh yang pertama kita buka dengan laga Arema Malang vs Persela Lamongan dalam kompetisi ISL 2010. Rusuh nya laga ini bermula ketika pemain Arema, Noh Alam Shah memeluk pemain Persela, FX Yanuar. Gak cuma memeluk, namun pemain yang akrab disapa Along tersebut terlihat sedikit meremas bagian vital Yanuar.

Suasana pun mendadak menjadi panas setelah Yanuar berontak dan membuat Alam Shah terjatuh. Kedua kubu langsung menyerbu lapangan dan terlihat saling dorong hingga wasit terpaksa menghentikan laga sementara. Lalu ketika wasit kembali melanjutkan pertandingan, kedua pemain pun dihadiahi kartu merah.

PSIR Rembang vs Pro Duta Medan

Laga kedua yang juga tergolong paling rusuh dalam sejarah sepakbola Indonesia adalah pertandingan PSIR Rembang vs Pro Duta Medan. Ketika wasit meniup peluit akhir pertandingan, para pemain Pro Duta terlihat protes karena merasa kerap dirugikan. Penonton hingga panitia pelaksana pun entah bagaimana tersulut emosinya.

Sempat terlihat beberapa pemain Pro Duta menerima pukulan dari panitia pelaksana dan penonton. Akhirnya usai laga tersebut pihak Pro Duta pun melaporkan aksi kekerasan yang mereka terima ke Kepolisian Rembang. Dalam laga tersebut, tuan rumah PSIR berhasil menang dengan skor tipis 1-0.

PSIR Rembang vs Persis Solo

Klub asal Rembang lagi-lagi masuk dalam daftar pertandingan paling rusuh dalam sepakbola Indonesia, kali ini lawan mereka adalah Persis Solo. Keputusan wasit yang mensahkan gol PSIR yang dianggap offside menjadi pemicunya. Pendukung Persis yang tidak terima pun melempari pemain, panitia dan suporter PSIR dengan botol minum plastik.

Merasa unggul dalam jumlah, pihak PSIR pun membalas dan aksi lempar botol tidak mampu dicegah. Akhirnya laga ini terpaksa dihentikan dan tidak dilanjutkan lagi karena situasi yang semakin tidak kondusif.

Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Berikutnya ada bentrokan antara dua klub asal Jawa Timur yang rivalitasnya terkenal sengit dari sejak lama. Bus rombongan Aremania yang akan bertandang ke markas Persebaya bertemu dengan empat truk berisi gerombolan Bonek. Kerusuhan pun pecah saat itu juga diwarnai aksi lempar batu ke arah bus Aremania.

Akibat aksi penyerangan Bonek kepada bus Aremania tersebut ada dua korban jiwa tercatat. Dari insiden ini, dilaporkan dua orang Aremania meninggal dunia. Aremania tersebut bernama Eko Prasetyo dan Slamet.

Persija Jakarta vs Persib Bandung

Pertandingan paling rusuh yang terakhir datang dari dua klub yang bisa disebut elclasico Indonesia, Persija dan Persib. Bermula ketika pertandingan memasuki menit ke-16, ketika dua suporter dari tribun selatan terlibat saling bentrok. Pertandingan pun sempat dihentikan untuk sementara.

Ketika memasuki babak kedua, kerusuhan tidak juga mereda. Dilengkapi dengan aksi saling lempar botol ke arah suporter lawan dan juga ke dalam lapangan. Bahkan ketika laga usai, kerusuhan juga berlanjut di luar stadion. Aksin tersebut baru bisa terhenti setelah polisi datang dan menyemprotkan gas air mata.


What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Pertandingan Paling Rusuh Dalam Sejarah Sepakbola Indonesia

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format
Bitnami