5 Anak Dari Pemain Bola Dunia Yang Gagal Mengulangi Kesuksesan Ayahnya di Dunia Sepak Bola


Tipsjuara - Johan dan Jordi Cruyff

Biasanya kebanyakan dari sebagian orang tua ingin anak-anaknya mengikuti jejak kesuksesan yang pernah diraih oleh orang tuanya. Apalagi jika seorang ayah adalah mantan pemain sepakbola dunia yang sangat sukses, tak heran jika seorang ayah ingin sekali anaknya mengikuti jejaknya tersebut. Tapi mempunyai hubungan sedarah dengan mantan pemain bintang sepakbola tidak bisa menjamin bahwa sang anak juga akan sukses seperti yang dialami oleh ayahnya. Mungkin dari kita ada yang tahu, bahwa beberapa bintang sepakbola yang justru gagal membawa anaknya menjadi seorang bintang sepakbola. Siapa aja sih nama-nama anak dari pemain bola yang gagal mengulangi kesuksesan ayahnya di dunia sepakbola. Yuk disimak 😀

1. Jordi Cruyff

Tipsjuara - Johan dan Jordi Cruyff

Bagi orang yang mencintai dunia sepakbola pasti udah gak asing lagi sama nama Johan Cruyff. Johan adalah ikon dari sepakbola dunia yang juga seorang genius yang mengembangkan filosofi total football Rinus Michels yang menjadi fondasi dari kesuksesan klub Barcelona hingga saat ini, bahkan Johan mampu menginspirasi para pelatih-pelatih sepakbola lainnya.

Sayangnya, kesuksesannya tidak bisa menginspirasi anaknya sendiri yaitu Jordi Cruyff. Jordi pun sama seperti ayahnya, memulai kariernya di akademi muda Ajax Amsterdam. Sempat bermain di Barcelona yang langsung dilatih oleh ayahnya sendiri ternyata tidak membuat Jordi kian sukses di Barcelona. Setelah dari Barcelona, Jordi pindah ke Manchester United di tahun 1996. Sayangnya, keputusan yang ia ambil tidak membuahkan hasil yang bagus. 4 tahun berkarier bersama Manchester United hanya bisa tampil sebanyak 34 kali. Saat ini, Jordi sendiri melatih sebuah klub di Israel, Maccabi Tel Aviv.

2. Christian Maldini

Tipsjuara - Paolo Maldini dan Christian

Cucu dari Cesare Maldini, sekaligus putra dari Paolo Maldini ternyata menjadi beban yang sangat berat untuk Christian Maldini. Jika kita bandingan dengan prestasi sang kakek dan juga ayahnya, prestasi Christian sendiri sangat jauh berbeda. Di Usia 21 tahun, Christian baru bisa bermain untuk klub yang ada di kasta keempat divisi sepakbola Italia, Serie D bersama Pro Sesto. Sedangkan sang kakek sendiri sudah bermain untuk Milan di usia 22 tahun, dan Paolo Maldini sudah bermain untuk tim utama Milan di usia 17 tahun.

Mungkin dua nama legenda dari sepakbola Italia ini juga yang menjadikan beban bagi Christian semakin berat.

3. Diego Sinagra

Tipsjuara - Maradona dan Diego Jr

Anak dari Diego Maradona dan juga Christiana Sinagra ini ternyata baru diketahui pada tahun 2007, ketika dirinya sudah berusia 20 tahun. Maradona memang dikenal sebagai laki-laki yang tak akan mengenali keturunannya yang berada di mana-mana. Memiliki darah seorang Maradona atau yang sering kita kenal dengan sebutan “Tuhan dalam Sepakbola” ini tentunya menjadi beban tersendiri bagi Diego Sinagra. Dirinya sempat bergabung dengan akademi Napoli di tahun 1997, tidak lama kemudian pindah sekolah ke akademi Genoa di tahun 2004. Sayangnya, pengalaman dan kemampuannya hanya bisa sampai level akademi saja. Selanjutnya, Diego hanya bisa bermain untuk tim-tim Serie D seperti Quarto dan Venafro.

4. Edinho

Tipsjuara - Pele dan Edinho

Rival berat dari seorang Diego Maradona saat itu hanyalah seorang Pele yang berasal dari Brazil. Sering dikatakan sebagai pemain sepakbola terbaik sepanjang masa ini mampu mendapatkan penghargaan Pesepak Bola Terbaik di Abad 20.  Sepanjang kariernya, Pele hanya bermain untuk dua klub yaitu Santos dan New York Cosmos dan tidak pernah bermain di kancah Eropa. Tapi itu bukanlah masalah, karena Pele sendiri berhasil membawa Brazil menjuarai Piala Dunia 3x di tahun 1958, 1962, dan 1970.

Pele sendiri dikaruniai seorang putra yang bernama lengkap Edson Cholbi Nascimento, atau Edinho. Menjadi seorang anak dari legenda sepakbola tidak membuat karir Edinho melonjak seperti ayahnya. Parahnya, Edinho pernah mendekap di penjara karena terjerat kasus pencucian uang dan pengedaran narkoba di tahun 2015. Dirinya pun divonis kurungan selama 33 tahun.

5. Tom Ince

Tipsjuara - Paul dan Tom Ince

Yang terakhir datang dari anak seorang Paul Ince, Tom Ince. Banyak yang mengatakan bahwa Tom Ince mempunyai bakat sebagai penyerang sayap, yang berbeda dengan sang ayah yaitu gelandang bertahan. Paul sendiri sudah bermain untuk klub Manchester United di usia 22 tahun, lalu berpindah ke Inter Milan (1995-1997) dan Liverpool (1997-1999). Sedangkan Tom sendiri masih malang melintang di tim papan bawah klasemen. Saat ini Tom bermain untuk klub promosi Premiere League, Huddersfield Town, di usia 25 tahun.

 

 

 

Facebook Comments


What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

5 Anak Dari Pemain Bola Dunia Yang Gagal Mengulangi Kesuksesan Ayahnya di Dunia Sepak Bola

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format