Vokalis Linkin Park Wafat, Klub Inggris Ini Berduka


Chester Bennington, vokalis Linkin Park, meninggal dunia, Kamis (20/7/2017) waktu Amerika Serikat (AS). Berita wafatnya vokalis berusia 41 tahun itu segera tersebar luas di jagad maya. Chester pertama kali dilaporkan meninggal dunia oleh laman TMZ akibat bunuh diri. Brian Elias, juru bicara tim koroner di kawasan tersebut menyatakan jika pihak berwenang akan menyelusuri penyebab pasti tewasnya front man Linkin Park itu di Palos Verdes Estates. Linkin Park juga pernah menggelar konser di Jakarta- Indonesia dan memiliki fanbase yang terbilang besar, sebuah generasi baru musik cadas NU metal.

Kepergian vokalis itu juga jadi duka mendalam bagi klub Ipswich Town karena Chester dikenal menggemari olahraga sepakbola dan mendukung klub Liga Inggris tersebut. Dalam beberapa kesempatan, di tengah persiapan jelang konser akbar di sebuah stadion, Chester Bennington kerap memainkan olah raga terpopuler di dunia tersebut.

Personel Linkin Park, Shinoda mengkonfirmasi kematian sang vokalis melalui di Twitter, menulis, “Terkejut dan duka mendalam, tapi itu benar. Pernyataan resmi segera kami mendapatkan semua keterangan.”

Mike Shinoda

Kematian Bennington ternyata juga bertepatan dengan hari ulang tahun ke-53 Chris Cornell. Apakah sebuah kebetulan atau memang telah direncanakan yang pasti Cornel merupakan teman dekat Bennington, juga meninggal karena bunuh diri dengan menggantung diri dua bulan sebelumnya. Pada acara pemakamana sahabatnya, Chester pun menyanyikan lagu Leonard Cohen “Hallelujah” dan menjadi ayah baptis putra Cornell, Christopher.

 

Kedekatan Chester Bennington terhadap dunia sepak bola ternyata berkat pengaruh dari ayahnya, Lee Benington. Ia mengenal klub Ipswich Town dari sang ayah, Lee Bennington. Chester Bennington terbilang jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Ipswich Town.

Alan Howard yang juga bersahabat dengan Lee Bennington, ayah Chester, mengisahkan kecintaan fans Ipswich Town itu. Pensiunan polisi di kota Suffolk itu sering berjumpa Lee ketika mengunjungi Inggris menjalankan bisnis. Di sela-sela kesibukannya, ia kadang menyempatkan diri bertemu dengan Alan untuk sekadar menyaksikan pertandingan Ipswich Town.
“Saya mengajak dia (Lee Bennington) ke pertandingan sepakbola. Lama-lama dia mencintai Ipswich Town,” sambungnya lagi.

“Pertama kali saya bertemu Chester saat saya berkunjung ke Phoenix (Arizona – Amerika Serikat) usianya masih 13-14 tahun. Saya kaget ternyata Lee mengajarkan Chester untuk menjadi suporter Ipswich Town. Saat dia tur ke Inggris (bersama Linkin Park), Chester berusaha untuk datang nonton pertandingan, tapi selalu gagal, jadi dia hanya lihat internet saja,” jelas Alan soal Chester yang nge-fans Ipswich Town. “Chester juga memiliki koleksi beberapa jersey kandang dan tandang Ipswich di kamarnya,” ia mengakhiri.

Wafatnya Chester tidak hanya membuat sedih penggemar berat Linkin Park dan penikmat musik pada umumnya. Vokalis bertato dan lekat dengan tindik di area bibir itu ternyata menjadikan sepakbola sebagai hobi lain, bahkan ia memiliki klub favorit, yakni Ipswich Town.

Melalui akun resmi Twitter, pihak klub menyatakan ikut belasungkawa atas meninggalnya Chester Bennington. “Sangat sedih mendengar kabar (Chester Bennington) meninggal dunia. Setiap orang yang ada di Ipswich Town ikut mendoakan dan memberi dukungan terhadap keluarga dan teman-teman Chester Bennington,” tulis pihak Ipswich Town.

Facebook Comments


What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Vokalis Linkin Park Wafat, Klub Inggris Ini Berduka

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format