Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia


Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia

Jika kalian adalah anak yang tumbuh di era 90-an dan juga penggemar Liga Italia Serie A, pasti kenal dengan sosok wasit yang satu ini. Yap, si botak galak bermata elang yang tegas banget, wasit Pierluigi Collina. Wasit yang terkenal dengan model rambut plontos nya ini sangat melegenda di ingatan para anak generasi 90-an. Dalam artikel ini kita akan sedikit mengenang sosok wasit legendaris yang satu ini…

Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia

Sejarah Karir Wasit Pierluigi Collina

Berkarir sebagai seorang wasit sepakbola profesional mungkin bukanlah impian Collina. Pria kelahiran Bologna 1960 ini memang pada awalnya bercita-cita menjadi seorang pesepakbola profesional. Namun tampaknyua menurut pengamatan rekan-rekannya, Collina lebih cocok bertugas sebagai pengadil di lapangan. Akhirnya pada tahun 1977 Collina pun mengikuti kursus wasit.

Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia

Empat belas tahun kemudian, sosok Collina telah menjelma sebagai wasit di kompetisi Liga Italia Serie A. sebuah pencapaian yang cukup fantastis bagi seseorang bisa menjadi wasit tetap Serie A pada usia 31 tahun. Kemampuan Collina seakan menyatu dengan ritme permainan Serie A yang lambat namun kompleks. Collina terlihat jarang berlari mondar-mandir lapangan.

Meski begitu, kejelian yang dimiliki Collina tidak ada yang bisa menandingi. Berbagai trik mengecoh wasit ala pesepakbola Italia tidak pernah berpengaruh pada Collina. Pria berambut plontos ini seakan seperti sebuah robot yang telah diprogram untuk menjadi pengadil di lapangan dengan tingkat error kurang dari 0,5. Hasil keputusan Collina selalu tegas dan adil bagi kedua pihak yang bertanding.

Final UCL 1999 Jadi Partai Terbaik Dalam Karir Wasit Pierluigi Collina

Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia

Kualitas wasit Pierluigi Collina tersebut membuatnya mendapat kehormatan sebagai wasit FIFA pada 1995. Kurang dari sepuluh tahun, Collina berhasil menembus barisan eksekutif wasit di FIFA. Dalam sebuah wawancara, Collina pernah ditanyakan tentang pertandingan terbaik yang pernah dia pimpin. Dan jawaban Collina saat itu adalah Final Liga Champions 1999, antara Manchester United vs Bayern Munchen.

Dalam laga tersebut, epic comeback yang dilakukan Manchester United memporakporandakan mental para pemain Munchen. Namun saat itu, Collina menunjukan sisi manusiawi nya. Sebuah gambar memperlihatkan sosok Collina yang tengah menyemangati pemain Bayern, Steffan Effenberg untuk bangkit dan melanjutkan permainan. Meski sebenarnya semua juga sudah tau bahwa itu merupakan akhir dari perjuangan The Bavarians.

Facebook Comments


What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Wasit Pierluigi Collina, Si Botak Legendaris Sepakbola Dunia

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format